Ok sob kali ini kita akan bahas metode – metode dasar dalam statistic sob, langsung aja sob
(1). Pengumpulan Data
Pengumpulan data merupakan tahap awal dari kegiatan statistik. Data dapat
dikumpulan melalui dua (2) cara, yaitu :
(a) Cara Sensus
adalah cara mengumpulkan data dengan jalan meneliti seluruh anggota yang menjadi
obyek penelitian. Dengan kata lain, Pencatatan data secara menyeluruh terhadap
anggota yang tenjadi obyek penelitian, tanpa kecuali. Seluruh anggota yang menjadi
obyek penelitian disebut Populasi. Oleh karena
seluruh anggota yang menjadi obyek penelitian harus diteliti, terutama bagi populasi yang berukuran besar, pengumpulan
data dengan cara sensus sudah barang tentu memerlukan banyak waktu, tenaga, dan
biaya. Disamping itu dalam pengujian (penelitian) yang sifatnya merusak, cara sensus
tidak mungkin dilakukan. Inilah beberapa kelemahan dari cara sensus. Sedangkan
kebaikan dari cara sensus yaitu hasil yang diperoleh merupakan data (nilai karakteristik)
yang sebenarnya (true value).
(b) Cara sample
(sampling) adalah cara pengumpulan data
dengan jalan meneliti sebagian kecil dari seluruh anggota yang menjadi obyek
penelitian. Denagn kata lain Sampling adalah cara mengumpulkan data dengan mencatat atau
memilih sampelnya saja. Hasil yang diperoleh dari cara sample ini merupakan
data perkiraan (estimate value) saja dan berdasarkan data perkiraan dari sample ini,
dapat ditaksir (diperkirakan) nilai sesungguhnya dari populasi yang sedang diteliti. Untuk
memperoleh nilai perkiraan yang baik, sample tersebut harus bersifat
representatif (mencerminkan atau mewakili populasi). Untuk memperoleh sample yang
representatif,ada suatu metode atau tata cara untuk itu yang disebut metode penarikan
sample (metode sampling). Oleh karena pengambilan
anggota obyek penelitian hanya sebagian saja, maka pengumpulan data dengan cara sample ini, lebih hemat
dibandingkan dengan cara sensus, baik dari segi waktu, biaya dan tenaga. Inilah salah
satu kebaikan cara sample. Sedangkan kelemahannya, yaitu bila sample tersebut tidak representative
maka kesimpulan yang dikenakan terhadap populasi akan tidak
sesuai dengan kenyataan yang terdapat pada populasi. Walaupun pengumpulan
data dengan cara sample lebih hemat dari cara sensus, akan tetapi ada kalanya
pengumpulan data memang harus dilakukan terhadap seluruh anggota obyek
penelitian (populasi) yaitu dengan cara sensus. Untuk mengetahui jumlah penduduk suatu
Negara pada tahun tertentu, tidak mungkin dengan cara sample akan tetapi
dengan cara sensus.
(2). Penyusunan Data
Data yang telah dikumpulkan selanjutnya disusun teratur agar
dapat dengan mudah
dibaca dan dilihat secara visual. Kegiatan penyusunan data
ini melalui tiga (3) tahap
yaitu :
(1) mengedit,
(2) mengelompokan dan
(3) tabulasi data.
Mengedit data adalah
cara untuk mengetahui kemungkinan adanya kesalahan,
ketidakteraturan atau ketidaktepatan dari data yang telah
dikumpulkan.
Mengklasifikasikan data
adalah memisah-misahkan data yang telah diedit atas dasar
sifat-sifat yang dimiliki oleh data
Tabulasi adalah
pengelompokan data sesuai dengan sifat-sifat data yang telah
ditentukan dalam susunan kolom dan baris (matriks), sehingga
data tersebut mudah
ditarik kesimpulannya.
(3). Pengumuman
Data
Pengumuman data dimaksudkan agar data yang telah disusun
dapat disebarluaskan dan
mudah dilihat secara visual, maka data dapat disajikan dalam
table, grafik dan diagram.
(4). Analisis Data
Data yang telah dikumpulkan dan disusun, selanjutnya
dianalisis dan dari hasil analisis
ini akan diperoleh gambaran keseluruhan dari data yang telah
dikumpulkan.
(5). Interpretasi Data
Gambaran keseluruhan dari data yang telah dikumpulkan perlu
diinterpretasi dengan
baik, agar diperoleh suatu kesimpulan yang benar.
